Cari Blog Ini

Senin, 21 Oktober 2013

Tugas IAD tentang Tata Surya



 By: Wa Ode Indah Fitriyah

Soal:
1.      Tunjukkan paling tidak 2 bukti eksperimental tentang kebenaran teori Big Bang!
2.      Jika Umur alam semesta 18 miliar tahun, dan kecepatan cahaya 3x108/second, maka dengan menggunakan persamaan V=  . Hitunglah jari-jari alam semesta!
3.      Jelaskan dengan menggunakan kata-katamu sendiri, proses terjadinya tata surya kita?
4.      Menurut pendapatmu, apakah ada kehidupan dari planet-planet lain selain planet-planet bumi?
5.      Bila kita perhatikan dengan seksama, wajah atau penampakan bulan tidak pernah berubah atau berganti dengan wajah yang lain. Mengapa demikian? Jelaskan!
6.      Supaya bumi terlindung dari radiasi ultra violet intensitas tinggi, maka lapisan ozon harus dijaga. Apa komentar anda terhaadap Negara-negara industry yang banyak member kontribusi terhadap kerusakan ozon!
7.      Apa cirri utama dari pembagian atmosfir bumi menjadi beberapa lapisan!
8.      Jelasan fungsi Ionosfer dalam perkembangan komunikasi jarak jauh antar bumi!


Jawab:
1.      2 bukti tersebut adalah:
·         Data yang diperoleh dari hasil kerja panjang dan teliti membenarkan sejumlah perkiraan yang dibuat puluhan tahun silam di bidang astronomi tentang asal usul galaksi. Di tahun 1960-an, para perumus teori memperkirakan bahwa galaksi-galaksi mungkin mulai terbentuk di wilayah-wilayah di mana materi berkumpul dengan kerapatan yang sedikit lebih besar segera setelah peristiwa Big Bang. Jika perkiraan ini benar, maka cikal bakal galaksi-galaksi itu seharusnya dapat teramati dalam bentuk fluktuasi sangat kecil pada tingkat panas di sisa-sisa radiasi dari Big Bang dan dikenal sebagai Radiasi Latar Alam Semesta.
Radiasi Latar Alam Semesta adalah radiasi panas yang baru mulai dipancarkan 350.000 tahun setelah peristiwa Big Bang. Radiasi ini, yang dipancarkan ke segenap penjuru di alam semesta, menampilkan potret sekilas dari jagat raya berusia 350.000 tahun, dan dapat dipandang sebagai fosil [sisa-sisa peninggalannya] di masa kini. Radiasi ini, yang pertama kali ditemukan pada tahun 1965, diakui sebagai bukti mutlak bagi Big Bang yang disertai berbagai pengkajian dan pengamatan, dan diteliti secara sangat mendalam. Data yang diperoleh dari satelit COBE (Cosmic Background Explorer [Penjelajah Latar Alam Semesta]) pada tahun 1992 membenarkan perkiraan yang dibuat di tahun 1960-an dan mengungkap bahwa terdapat gelombang-gelombang kecil pada Radiasi Latar Alam Semesta. Meskipun ketika itu sebagian keterkaitan antara gelombang kecil tersebut dengan pembentukan galaksi telah ditentukan, hubungan ini saat itu belum dapat diperlihatkan secara pasti hingga baru-baru ini.
Namun, kaitan penting itu telah berhasil dirangkai dalam sejumlah pengkajian terakhir. Kelompok Colless dan kelompok Eisenstein telah menemukan kesesuaian antara gelombang-gelombang kecil yang terlihat pada Radiasi Latar Alam Semesta dan yang teramati pada jarak antar-galaksi. Dengan demikian telah dibuktikan secara pasti bahwa cikal bakal galaksi terbentuk di tempat-tempat di mana materi yang muncul 350.000 tahun menyusul peristiwa Big Bang saling berkumpul dengan kerapatan yang sedikit lebih besar.
·         Dalam sebuah pernyataan kepada lembaga pemberitaan AAP, Russell Cannon, dari kelompok peneliti yang lainnya, mengatakan bahwa penemuan-penemuan tersebut memiliki nilai teramat penting, dan merangkum hasil penting penelitian itu dalam uraian berikut: “Apa yang telah kami lakukan memperlihatkan pola galaksi-galaksi, penyebaran galaksi-galaksi yang kita saksikan di sini dan saat ini, sepenuhnya cocok dengan pola lain yang terlihat pada sisa-sisa peninggalan peristiwa Big Bang”.

2.      Jawab:
r = v.t
1 menit = 60 detik
1 jam=60 x 60 = 3.600 detik
1 hari=3.600 x 24 = 86.400 detik
1 tahun=86.400 x 365 = 31.536.000 detik
1 milyar tahun=31.536.000 x 1000.000.000 = 31.536.000.000.000.000 detik
18 milyar tahun=31.536.000.000.000.000 x 18 = 567.648.000.000.000.000 detik
Perhitungan jarak
v cahaya=300.000.000 km/s (3x108)
maka, 567.648.000.000.000.000 x 300.000.000 = 170.294.400.000.000.000.000.000. 000 km
=1.702.944 x 10^20 km
Bilangan ini dapat dikatakan jari-jari alam semesta.
3.      Teori big bang merupakan  teori saintifik mengenai penciptaan atau kelahiran alam semesta. Orang yang dipercaya sebagai pencipta teori big bang adalah George Lemaitre, seorang ahli astronomi dari Belgia pada tahun 1920-an. Ia menyatakan bahwa  kira-kira 15 milyar tahun yang lalu semua materi di angkasa menyatu dan memadat (terkondensasi) dengan ledakan yang hebat, kemudian partikel-partikel dari zat itu bertaburan ke semua arah dan membentuk alam semesta. Menurut teori tersebut, alam semesta ini telah diciptakan kira-kira 10 hingga 20 milyar tahun yang lalu. Ia terbentuk dari ledakan-ledakan kosmik yang bertaburan ke seluruh arah di alam makrokosmos.
             Sebagian ilmuwan muslim mengklaim bahwa teori big bang ini telah diinformasikan dalam al Quran yang diturunkan 14 abad yang lalu, yaitu dalam surat al Anbiya ayat 30 yang berbunyi :
 أولم ير الذين كفروا  ان السموات والارض كانتا رتقا ففتقناهما وجعلنا من الماء كل شيء حي افلا يؤمنون
Artinya : “Dan apakah oarng-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman ???”
            Memang suatu kemustahilan kalau 14 abad yang lalu yang belum ditemukannya alat-alat semodern dewasa ini ada orang yang berpendapat bahwa seluruh alam ini dulunya satu yang dalam memunculkan ide itu harus menggunakan cara-cara ilmiah dan riset yang rumit serta waktu yang lama. Akan tetapi apa yang dikatakan Muhammad SAW sejak 14 abad yang lalu benar-benar merupakan hakekat yang tidak bisa dibantah. Ilmu modern pun terpaksa menetapkan dan membenarkannya.
           
4.      Tentang kehidupan lain pada planet lain selain bumi, saya tidak bisa mengatakan tidak ada karena kepler pernah menemukan planet planet alien di luar angkasa, selain itu juga penemuan yang belum lama oleh para peneliti tentang planet mars, walaupun hingga saat ini masih dalam proses penelitian. Berarti, saya bias mengataakan bahwa ada kehidupan di planet lain selin planet bumi.

5.      Penampakkan konstan bulan yang demikian, dalam hal ini tidak pernah berubah kenampakannya, disebabkan adanya keseimbangan pergerakan bumi dan dan bulan, yaitu lama peredaran bulan mengitari bumi sama dengan lamanya waktu bulan berotasi pada sumbunya. Jangka waktu yang diperlukan adalah 1 bulan. Akibatnya bagian bulan yang tampak dari bumi hanyalah sebelah muka yang sama saja. Sedangkan belahan bulan yang lain tidak pernah tampak. Untuk melihat wajah bulan yang sebelahnya manusia mesti pergi ke luar angkasa.

6.      Komentar saya adalah agar Negara tersebut tidak hanya memikirkan perkembangan yang pesat terhadap negaranya sehingga merusak hutan yang mendukung terjaganya lapisan ozon. Tetapi juga berfikir bagaimana melestarikan hutan atau tumbuhan hijau lainnya untuk menjaga laapisan ozon, dan tentunya juga akan bermaanfaat terhadaap bumi dan isinya.

7.      Ciri utamanya adalah Lapisan atmosfer merupakan campuran dari gas yang tidak tampak dan tidak berwarna.
Macam gas Volume % Massa %
Nitrogen (N2) 78,088 75,527
Oksigen (O2) 20,049 23,143
Argon (Ar) 0,930 1,282
Karbon dioksida (CO2) 0,030 0,045
Total keseluruhan 99,097 99,097
Kondisi dan manfaat gas dalam atmosfer antara lain:
1.      Nitrogen (N2) jumlahnya paling banyak, meliputi 78 bagian. Nitrogen tidak langsung bergabung dengan unsur lain, tapi merupakan bagian dari senyawa organik.
2.      Oksigen (O2) sangat penting bagi kehidupan, yaitu untuk mengubah zat makanan menjadi energi hidup.
3.      Karbon dioksida (CO2) menyebabkan efek rumah kaca (greenhouse) transparan terhadap radiasi gelombang pendek dan menyerap radiasi gelombang panjang. Dengan demikian kenaikan kosentrasi CO2 di dalam atmosfer akan menyebabkan kenaikan suhu di bumi.
4.      Ozon (O3) adalah gas yang sangat aktif dan merupakan bentuk lain dari oksigen. Gas ini terdapat pada ketinggian antara 20 hingga 30 km. Ozon dapat menyerap radiasi ultra violet yang mempunyai energi besar dan berbahaya bagi tubuh manusia.
Salah satu unsur yang penting dalam atmosfer adalah uap air.
Uap air (H2O) sangat penting dalam proses cuaca atau iklim, karena dapat
merubah fase (wujud) menjadi fase cair, atau fase padat melalui kondensasi
dan deposisi.

8.      Fungsi lapisan ionosfer dalam perkembangan komunikasi jarak jauh antar benua adalah Dengan adanya pemantulan gelombang radio HF dan VHF-rendah oleh lapisan ionosfer, maka komunikasi radio dapat menjangkau jarak yang cukup jauh tanpa sarana repeater, seperti gelombang mikro. Contohnya, siaran RRI Jakarta, BBC London, VOA Washington, atau ABC Melbourne yang bisa ditangkap di desa yang terpencil dan sangat jauh jaraknya dari stasiun pemancarnya. lapisan ionosfer juga bisa berperan sebagai repeater alami bagi komunikasi radio pada band HF dan VHF-rendah. Untuk daerah yang kondisi alamnya berat, terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil, bergunung-gunung, lembah, sungai-sungai besar, serta hutan belantara, di mana pembangunan sarana dan prasarana telekomunikasi sangat berat untuk dilakukan, maka komunikasi HF dan VHF rendah bisa digunakan sebagai salah satu alternatif.

2 komentar: